- Klik Tab Start.
- Klik Tab Connect To.
- Lalu pilih Tab Show All Connection.
- Setelah Tab Show All Connection dipilih, maka akan keluar jendela dan pilih Creat a New Connection.
- Lalu pada jendela pilih Next.
- Lalu pada jendela berikutnya pilih Connect To The Internet kemudian klik Next.
- Lalu pada jendela berikutnya pilih Setup My Connection Manually kemudian klik Next.
- Lalu pada jendela berikutnya pilih Connect Using a Dial-up Modem kemudian klik Next.
- Lalu pada jendela berikutnya, Anda akan disuruh memasukkan nama ISP, yaitu telkomnet, kemudian klik Next.
- Lalu pada jendela berikutnya, Anda disuruh memasukkan nomor telpon yang digunakan untuk koneksi, yaitu 0809 8 9999 lalu klik Next.
- Lalu pada jendela berikutnya, Anda disuruh memasukkan Username dan Password, yaitu Username: telkomnet@instan, Password: telkom, Confirm Password: telkom kemudian klik Next.
- Lalu pada jendela berikutnya, masukkan password yang dimasukkan tadi (telkom) lalu klik dial untuk memulai koneksi.
- Lalu koneksi akan mulai dibangun dan pada layar akan muncul jendela.
Azelya Restu Rachmandari
Rabu, 10 Oktober 2012
Setting Koneksi Telkomnet Instan
Cara melakukan setting koneksi telkomnet instan dengan langkah berikut.
Pengaturan Modem dan Koneksi Internet
A. Pengaturan Modem
Sebelum melakukan koneksi ke ISP, untuk dapat mengakses internet, perangkat lunak modem untuk akses internet harus telah diinstal pada komputer. Setelah anda menginstal salah satu modem tersebut misalnya modem 3G/HSDPA dengan operator Indosat3G, lakukan langkah-langkah untuk melakukan penganturan modem dan koneksi internet dengan modem dial-up 3G pada sistem operasi Windows 7 berikut ini.
Setelah pengaturan modem berhasil dilakukan, selanjutnya Anda dapat menghubungkan komputer ke internet dengan langkah berikut.
Sebelum melakukan koneksi ke ISP, untuk dapat mengakses internet, perangkat lunak modem untuk akses internet harus telah diinstal pada komputer. Setelah anda menginstal salah satu modem tersebut misalnya modem 3G/HSDPA dengan operator Indosat3G, lakukan langkah-langkah untuk melakukan penganturan modem dan koneksi internet dengan modem dial-up 3G pada sistem operasi Windows 7 berikut ini.
- Klik menu Start.
- Klik Control Panel, maka akan tampil jendela Control Panel.
- Klik link Network and Internet, maka akan ditampilkan jendela Network and Internet.
- Klik link View network status and tasks.
- Klik link Set up a new connection or network, maka akan ditampilkan kotak dialog Set Up a Connection or Network.
- Klik Set up a dial-up connection.
- Klik Next, makan akan ditampilkan kotak dialog Create a Dial-up Connection.
- Pilih jenis modem yang telah diinstal di komputer Anda.
- Isi Dial-up phone number, User name, dan Password sesuai ISP yang anda gunakan.
- Klik tombol Connect. Jika berhasil maka akan ditampilkan kotak dialog.
- Klik tombol Close. Selanjutnya, Anda bisa melakukan browsing dan chatting untuk mencari informasi dan berkomunikasi.
- Klik ikon Connection pada sudut kanan bawah taskbar.
- Klik nama koneksi internet, misalnya INDOSAT3G.
- Klik tombol Disconnect.
Setelah pengaturan modem berhasil dilakukan, selanjutnya Anda dapat menghubungkan komputer ke internet dengan langkah berikut.
- Klik ikon Connection di sudut kanan bawah taskbar.
- Klik jenis koneksi yang terdaftar, misalnya INDOSAT3G.
- Klik Connect, maka akan ditampilkan kotak dialog Connect to ISP.
- Isi User name dan Password sesuai dengan ISP yang digunakan.
- Klik tombol Dial, tunggu proses koneksi yang tengah berlangsung.
Jumat, 28 September 2012
Domain Name System (DNS)
Nama domain (domain name)
adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasikan nama server
komputer, seperti web server atau e-mail server, di jaringan komputer
ataupun internet. Domain berfungsi mempermudah pengguna internet untuk
melakukan akses ke server dan mengingat server yang dikunjungi
dibandingkan harus mengenal deretan nomor atau yang dikenal dengan IP
address. Nama domain juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah
situs.
DNS pertama kali dikembangkan Jon Postel dari Information Science Institute (ISI) di University of Southern California (USC).
Komputer yang terhubung dengan jaringan internet memiliki nomor unik untuk dapat berkomunikasi satu dengan lainnya. Nomor untik sebagai bahasa komunikasi yang digunakan disebut protokol, yaitu protokol TCP/IP. Nomor unik tersusun atas 32 bit ynag dibagi menjadi 4 segmen. tiap segmen terdiri atas bit yang dipisahkan oleh titik.
A. Top Level Domain (TLD)
Top Level Domain adalah level domain yang terletak pada level satu. Top Level Domain dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:
1. gTLD (generic Top Level Domain), yaitu domain yang terdiri atas berbagai jenis domain umum.
2. ccTLD (country code Top Level Domain), yaitu domain yang digunakan berdasarkan kode suatu negara.
7. or.id, digunakan bagi lingkungan segala macam organisasi, yayasan, perkumpulan, ataupun komunitas.
C. Third Level Domain
nama domain ini diletakkan sebelum Second Level Domain, misalnya mail.yahoo.com
DNS pertama kali dikembangkan Jon Postel dari Information Science Institute (ISI) di University of Southern California (USC).
Komputer yang terhubung dengan jaringan internet memiliki nomor unik untuk dapat berkomunikasi satu dengan lainnya. Nomor untik sebagai bahasa komunikasi yang digunakan disebut protokol, yaitu protokol TCP/IP. Nomor unik tersusun atas 32 bit ynag dibagi menjadi 4 segmen. tiap segmen terdiri atas bit yang dipisahkan oleh titik.
A. Top Level Domain (TLD)
Top Level Domain adalah level domain yang terletak pada level satu. Top Level Domain dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:
1. gTLD (generic Top Level Domain), yaitu domain yang terdiri atas berbagai jenis domain umum.
gTLD
|
Penggunaan
|
com
|
Komersial
|
net
|
Penyedia jasa jaringan internet
|
org
|
Organisasi non-komersial
|
info
|
Situs informasi
|
biz
|
Bisnis
|
coop
|
Kalangan koperasi
|
aero
|
Maskapai penerbangan
|
museum
|
Museum atau pihak yang
bersangkutan dengan museum
|
name
|
Domain individu
|
pro
|
Kalangan professional
|
edu
|
Lembaga pendidikan Amerika
Serikat
|
gov
|
Lembaga pemerintahan Amerika
Serikat
|
int
|
Organisasi internasional
|
mil
|
Kemiliteran
Amerika Serikat
|
2. ccTLD (country code Top Level Domain), yaitu domain yang digunakan berdasarkan kode suatu negara.
ccTLD
|
Negara
|
id
|
Indonesia
|
my
|
Malaysia
|
fr
|
Prancis
|
sg
|
Singapura
|
uk
|
Inggris
|
ru
|
Rusia
|
us
|
Amerika
|
jp
|
Jepang
|
B. Second Level
Domain
Second
Level Domain adalah nama domain internet yang berada pada level kedua. Di
Indonesia, untuk Second Level Domain yang tergolong domain negara ditentukan
dengan cara tertentu. Secondhand Level Domain di Indonesia terdiri dari:
1. co.id, digunakan untuk perusahan
berbadan hukum sah yang memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) atau badan
hukum sah yang berbentuk PT, PK, atau firma yang memiliki akte serta izin usaha
yang terkait.
2.
go.id,
digunakan untuk instansi/lembaga penyelenggara negara (eksekutif, legislatif,
dan yudikatif) dan lembanga independen yang dibentuk oleh pemerintah.
3.
ac.id,
digunakan bagi lingkungan akademik/perguruan tinggi di Indonesia.
4. sch.id, digunakan untuk lembaga pendidikan yang
menyelenggarakan pendidikan, serta beroperasi dengan perundangan yang berlaku,
termasuk lembaga pendidikan yang bukan di bawah naungan Direktorat Jenderal
Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).
5. mil.id, digunakan untuk lembaga militer Republik
Indonesia.
6
6.
net.id, digunakan untuk perusahaan yang memiliki
izin usaha telekomunikasi dari pemerintah.
7. or.id, digunakan bagi lingkungan segala macam organisasi, yayasan, perkumpulan, ataupun komunitas.
88. web.id, bagi organisasi umum atau pribadi selain
ac, co, go, net, or, sch, dan mil.
Second Level Domain dikelola oleh
PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia), yang berada di bawah
Kementrian Komunikasi dan Informasi. PANDI adalah badan hukum yang dibentuk
oleh perwakilan dari komunitas teknologi informasi dan telah memenuhi syarat
sebagai badan hukum di Indonesia.
C. Third Level Domain
nama domain ini diletakkan sebelum Second Level Domain, misalnya mail.yahoo.com
Rabu, 26 September 2012
Perangkat Keras dan Fungsinya untuk Akses Internet
A. Perangkat Keras untuk Akses Internet
1. Modem dial up/modem kabel/modem ADSL
Modem (modulator demodulator) berfungsi mengubah gelombang analog menjadi sinyal digital dan sebaliknya, mengubah sinyal digital menjadi gelombang analog dari kabel telepon sehingga komputer dapat terkoneksi dengan internet.
Secara fisik, modem dial up dibagi dua, yaitu
1). modem internal yang dipasang di dalam komputer pada slot ekspansi yang tersedia dan
2.) modem eksternal yang dipasang dengan menggunakan kabel line telepon, serial, ataupun USB.
Kecepatan modem dihitung dalam satuan kbps (kilobit per second). Modem dial up memiliki kecepatan untuk download sebesar 56 kbps.
Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) yang dikembang dengan teknologi DIscrete Multi Tone (DMT).
Modem kabel menggunakan line TV kabel. Pendaftaran untuk akses internet dengan modem kabel menggunakan MAC Address (MEdia Acess Control Address).
Kecepatan modem dial up bervariasi antara 14,4-56,6 kbps.
Dalam aliran data internet terdapat istilah, yaitu upstream (kecepatan aliran data dari komputer lokal ke komputer lain melalui sebuat network) dan downstream (kecepatan aliran data dari komputer lain ke komputer lokal melalui sebuat network).
Berdasarkan proses kerjanya, modem dibagi menjadi dua, yaitu hardware modem (modem yang bekerja menggunakan chip khusus untuk menangani fungsi komunikasi data) dan software modem (pekerjaannya dilakukan oleh sebuah program driver.
2. Line telepon, TV kabel, ISDN, satelit, PLC, telepon seluler
a. Line telepon
b. TV kabel
kecepatan maksimum 27 Mbps untuk downstream dan 2,5 Mbps untuk upstream. Komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet.
jaringan digital yang memberikan berbagai macam layanan telekomunikasi yang berlaku di seluruh dunia, dan merupakan transisi sistem telepon analog ke sistem digital.
di Indonesia, kita dapat menggunakan internet satelit dengan menggunakan VSAT (Very Small Aperture Terminal). VSAT adalah stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antena penerima berbentuk piringan dengan diameter kurang dari tiga meter. fungsi VSAT adalah menerima dan mengirim data ke satelit. Fungsi satelit adalah sebagai penerus sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya di atas bumi.
PLC adalah akses internet yang dilakukan melalui saluran kabel listrik, yaitu dengan menumpangkan aliran data. PLC juga dikenal dengan naam broadband over power lines, yang merupakan jaringan untuk layanan multimedia dengan media transmisi kabel listrik.
ada beberapa teknologi lain, yaitu
a. WAP (Wireless Application Protocol)
b. GPRS (General Packet Radio Service)
c. EDGE (Enhanced Data for Global Evolution)
d. UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service)
e. HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)
1. Modem dial up/modem kabel/modem ADSL
Modem (modulator demodulator) berfungsi mengubah gelombang analog menjadi sinyal digital dan sebaliknya, mengubah sinyal digital menjadi gelombang analog dari kabel telepon sehingga komputer dapat terkoneksi dengan internet.
Secara fisik, modem dial up dibagi dua, yaitu
1). modem internal yang dipasang di dalam komputer pada slot ekspansi yang tersedia dan
2.) modem eksternal yang dipasang dengan menggunakan kabel line telepon, serial, ataupun USB.Kecepatan modem dihitung dalam satuan kbps (kilobit per second). Modem dial up memiliki kecepatan untuk download sebesar 56 kbps.
Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) yang dikembang dengan teknologi DIscrete Multi Tone (DMT).
Modem kabel menggunakan line TV kabel. Pendaftaran untuk akses internet dengan modem kabel menggunakan MAC Address (MEdia Acess Control Address).Kecepatan modem dial up bervariasi antara 14,4-56,6 kbps.
Dalam aliran data internet terdapat istilah, yaitu upstream (kecepatan aliran data dari komputer lokal ke komputer lain melalui sebuat network) dan downstream (kecepatan aliran data dari komputer lain ke komputer lokal melalui sebuat network).
Berdasarkan proses kerjanya, modem dibagi menjadi dua, yaitu hardware modem (modem yang bekerja menggunakan chip khusus untuk menangani fungsi komunikasi data) dan software modem (pekerjaannya dilakukan oleh sebuah program driver.
2. Line telepon, TV kabel, ISDN, satelit, PLC, telepon seluler
a. Line telepon
b. TV kabel
kecepatan maksimum 27 Mbps untuk downstream dan 2,5 Mbps untuk upstream. Komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet.jaringan digital yang memberikan berbagai macam layanan telekomunikasi yang berlaku di seluruh dunia, dan merupakan transisi sistem telepon analog ke sistem digital.
d. Satelit
di Indonesia, kita dapat menggunakan internet satelit dengan menggunakan VSAT (Very Small Aperture Terminal). VSAT adalah stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antena penerima berbentuk piringan dengan diameter kurang dari tiga meter. fungsi VSAT adalah menerima dan mengirim data ke satelit. Fungsi satelit adalah sebagai penerus sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya di atas bumi.PLC adalah akses internet yang dilakukan melalui saluran kabel listrik, yaitu dengan menumpangkan aliran data. PLC juga dikenal dengan naam broadband over power lines, yang merupakan jaringan untuk layanan multimedia dengan media transmisi kabel listrik.
ada beberapa teknologi lain, yaitu
a. WAP (Wireless Application Protocol)
b. GPRS (General Packet Radio Service)
c. EDGE (Enhanced Data for Global Evolution)
d. UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service)
e. HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)
Sejarah Perkembangan Internet
Asal Mula Internet
Pada 1969, internet pertama kali dikembangkan dengan nama ARPAnet (Advanced Research Projects Agency network) oleh Departemen Pertahan Amerika Serikat yang dibangun dengan tujuan membuat jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi di satu titik yang diperkirakan rawan dihancurkan jika terjadi peperangan.
Pada awal 1980-an, ARPAnet dibagi menjadi dua jaringan, yaitu ARPAnet dan Milnet (Military Network). Jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tetapi selanjutnya hanya disebut internet. Internet ini hanya dapat diakses dengan komputer mini dan mainframe. Setelah dibukanya layanan Usenet dan Bitnet, internet dapat diakses melalui PC. Protokol yang digunakan adalah TCP/IP dan dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service).
Pada 1986, dibentuk NSFNET (National Science Foundation Network) yang menggantikan ARPAnet. Pada Maret 1990, ARPAnet dibubarkan.
Pada 1969, internet pertama kali dikembangkan dengan nama ARPAnet (Advanced Research Projects Agency network) oleh Departemen Pertahan Amerika Serikat yang dibangun dengan tujuan membuat jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi di satu titik yang diperkirakan rawan dihancurkan jika terjadi peperangan.
Pada awal 1980-an, ARPAnet dibagi menjadi dua jaringan, yaitu ARPAnet dan Milnet (Military Network). Jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tetapi selanjutnya hanya disebut internet. Internet ini hanya dapat diakses dengan komputer mini dan mainframe. Setelah dibukanya layanan Usenet dan Bitnet, internet dapat diakses melalui PC. Protokol yang digunakan adalah TCP/IP dan dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service).
Pada 1986, dibentuk NSFNET (National Science Foundation Network) yang menggantikan ARPAnet. Pada Maret 1990, ARPAnet dibubarkan.
Langganan:
Komentar (Atom)


